Yellowface Langsung ke konten utama

Unggulan

The Silent Patient

Buku ini dibuka dengan adegan yang menarik: seorang wanita bernama Alicia menembak suaminya di kepala. Setelah ditangkap, Alicia dimasukkan ke RSJ karena dianggap mengalami gangguan jiwa. Selama di RSJ, dia tidak pernah berbicara, jadi tidak ada yang tahu apa yang sebenarnya terjadi saat itu dan mengapa dia melakukannya. Di RSJ, Alicia bertemu dengan seorang psikolog bernama Theo yang penasaran dengannya. Theo kemudian melakukan investigasi sendiri, mulai dari menemui keluarga Alicia dan keluarga iparnya, sampai mencari tahu tentang teman-temannya. Akhirnya, Theo menemukan alasan Alicia melakukan hal itu. Dan tentu saja, ada plot twist di baliknya. Awalnya menarik, tapi lama-lama saya bosan. Kita seperti diajak berputar-putar dari satu tokoh ke tokoh lain demi menemukan jawabannya. Kelamaan. Selain itu, meski Theo adalah seorang psikolog, rasanya dia lebih sering bertindak seperti polisi atau detektif yang sedang melakukan penyelidikan. Kedalaman tokohnya juga tidak terlalu digali, seh...

Yellowface


 Buku setebal 300-an halaman selesai dibaca dalam satu hari aja. 😭

Yellowface karya R.F. Khuang ini bercerita tentang seorang penulis bernama June Hayward yang mencuri draf buku berjudul The Last Front milik Athena Liu, sahabatnya yang juga seorang penulis sukses. Draf itu berisi tentang tentara Cina di Perang Dunia I.

Kesempatan ini diambil ketika June melihat Athena meninggal karena tersedak di hadapannya. Melihat tidak ada siapa-siapa di sana selain dirinya, June mengambil manuskrip yang ada di meja kerja Athena.

Cerita berlanjut tentang bagaimana June meraih kesuksesan dari buku tersebut, bagaimana orang-orang curiga akan adanya plagiarisme, bagaimana ia harus menghadapi teror, dan bagaimana ia terus berada di bawah bayang-bayang Athena.

Di buku ini, R.F. Khuang menunjukkan industri penerbitan yang kompetitif, bagaimana buku best seller diciptakan, dan bagaimana pihak penerbit membuang naskah tanpa membacanya—padahal banyak orang ingin karyanya diterbitkan.

Dari latar belakang tokoh June yang seorang kulit putih dan Athena seorang Chinese American, Khuang juga mengkritik adanya cultural appropriation di industri penerbitan, yaitu seorang kulit putih bisa-bisanya menuliskan naskah tentang sejarah yang bukan miliknya.

Khuang juga menyoroti adanya kecemburuan antarpenulis, yang direpresentasikan oleh cerita June terhadap Athena. Isi pikiran June yang ditulis dengan gaya bercerita sangat menarik dan jujur, sehingga membuat saya kadang empatik dan kadang sebal juga dengan June. 😅

Saya suka sekali dengan buku ini karena relate dengan saya yang juga penulis, terutama ketika Khuang menjelaskan bahwa menulis itu membantu kita membuat narasi tentang diri sendiri, dan membuat kita lebih berempati terhadap orang lain. 😊

Saya sangat suka sama bukunya. Ceritanya tidak membosankan dan bikin penasaran. Recommended!

Komentar

Postingan Populer