Yellowface
Buku setebal 300-an halaman selesai dibaca dalam satu hari aja. 😭
Yellowface karya R.F. Khuang ini bercerita tentang seorang penulis bernama June Hayward yang mencuri draf buku berjudul The Last Front milik Athena Liu, sahabatnya yang juga seorang penulis sukses. Draf itu berisi tentang tentara Cina di Perang Dunia I.
Kesempatan ini diambil ketika June melihat Athena meninggal karena tersedak di hadapannya. Melihat tidak ada siapa-siapa di sana selain dirinya, June mengambil manuskrip yang ada di meja kerja Athena.
Cerita berlanjut tentang bagaimana June meraih kesuksesan dari buku tersebut, bagaimana orang-orang curiga akan adanya plagiarisme, bagaimana ia harus menghadapi teror, dan bagaimana ia terus berada di bawah bayang-bayang Athena.
Di buku ini, R.F. Khuang menunjukkan industri penerbitan yang kompetitif, bagaimana buku best seller diciptakan, dan bagaimana pihak penerbit membuang naskah tanpa membacanya—padahal banyak orang ingin karyanya diterbitkan.
Dari latar belakang tokoh June yang seorang kulit putih dan Athena seorang Chinese American, Khuang juga mengkritik adanya cultural appropriation di industri penerbitan, yaitu seorang kulit putih bisa-bisanya menuliskan naskah tentang sejarah yang bukan miliknya.
Khuang juga menyoroti adanya kecemburuan antarpenulis, yang direpresentasikan oleh cerita June terhadap Athena. Isi pikiran June yang ditulis dengan gaya bercerita sangat menarik dan jujur, sehingga membuat saya kadang empatik dan kadang sebal juga dengan June. 😅
Saya suka sekali dengan buku ini karena relate dengan saya yang juga penulis, terutama ketika Khuang menjelaskan bahwa menulis itu membantu kita membuat narasi tentang diri sendiri, dan membuat kita lebih berempati terhadap orang lain. 😊
Saya sangat suka sama bukunya. Ceritanya tidak membosankan dan bikin penasaran. Recommended!
.jpeg)
Komentar
Posting Komentar